You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ahok Menduga Banyak Permainan dalam Pengadaan Bus Transjakarta
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Ahok Menduga Banyak Permainan dalam Pengadaan Bus Transjakarta

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menduga ada banyak permainan dalam pengadaan bus Transjakarta. Terlebih, sebelumnya dalam setiap lelang, selalu perusahaan Tiongkok yang menang.

Jadi tiap kali lelang yang menang Tiongkok

"Makanya sampai Transjakarta dirancang dengan chassis (rangka bus) desain khusus yang seluruh dunia nggak ada. Transjakarta nyontek dari Bogota, kenapa enggak nyontek sampai bus-busnya? Tinggal beli," ujar Basuki, di Balaikota, Selasa (23/6).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menilai, bus Transjakarta buatan Tiongkok yang dirancang sangat aneh. Sejak awal, bus dibuat dengan dek tinggi agar tetap bisa beroperasi saat banjir. Namun saat banjir justru operasional Transjakarta dihentikan sementara.

Operasional 30 Bus Zhongtong Dihentikan

"Ngapain Transjakarta dirancang aneh-aneh, spek mesti tinggi supaya enggak kena banjir. Pas banjir memang mereka jalan? Enggak juga, kalau mau khusus ya dirancang amfibi sekalian," katanya.

Melihat kejanggalan tersebut, Basuki menduga adanya kerjasama yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans DKI Jakarta) dengan perusahaan asal Tiongkok.

"Jadi tiap kali lelang yang menang Tiongkok. Begitu kita pakai e-katalog LKPP perusahaan bikinnya juga masih mahal karena chasisnya enggak bisa mereka jual ke yang lain," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1157 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye930 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati